Nita Herbal

Perbedaan Maag dan GERD

Perbedaan Maag dan GERD – Mungkin kata GERD masih terasa asing di telinga beberapa masyarakat, namun ada juga yang mengetahuinya apalagi para ahli medis. Lantas, apakah sama antara penyakit maag dan GERD ini (?) Dan jawabannya adalah tidak, karena maag sangat berbeda dengan GERD. Umumnya penyakit yang berkaitan dengan asam lambung ini (GERD) selalu dikira sebagai dyspepsia atau maag. Padahal GERD adalah penyakit kronik yang bisa mengakibatkan kanker kerongkongan atau kanker lambung.

<>

Perbedaan Maag dan GERD

Perbedaan Maag dan GERD

> Maag

Maag atau bisa disebut dengan dyspepsia adalah suata kumpulan gejala yang disebabkan oleh produksi asam lambung yang berlebihan. Disebabkan oleh beberapa faktor seperti stres, beberapa penanganan yang salah dalam pengobatan, dan pada beberapa kasus kompilasi menjadi gastritis paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri (H.pylori)

Penyebab dan Gejala Maag

Penyebab maag biasanya terjadi karena penderita makannya tidak teratur, terdapat mikroorganisme yang merugikan, mengonsumsi obat-obatan tertentu,atau sebab-sebab lainnya seperti mengonsumsi alkohol, pola tidur yang tidak teratur dan stress.

Maag juga bisa terjadi apabila si penderita telat makan, kemudian sewaktu makan si penderita maag makan dengan porsi yang terlalu banyak. Bagi penderita maag yang sudah parah, penyakit maag tersebut sangat berbahaya sekali dan dapat menyebabkan kematian.

> GERD

GERD merupakan kondisi adanya aliran balik dari isi lambung ke kerongkongan gejala yang mengganggu dan dapat menyebabkan komplikasi.

Pada GERD (gastroesofagheal reflux disease), nyeri dada tidak hanya disebabkan oleh kelainan jantung, tapi juga bisa disebabkan oleh naiknya asam lambung ke kerongkongan. Itulah GERD.

Aliran balik asam lambung ke kerongkongan tidak hanya menjadi pemicu sindrom GERD seperti naiknya aliran isi lambung ke kerongkongan atau regurgitasi ataupun nyeri dada seperti terbakar, heartburn, tetapi juga menyebabkan luka pada kerongkongan atau esofagitis.

Di luar saluran cerna, asam lambung yang tinggi dapat menyebar ke gigi (erosi dental), tenggorokan (faringitis kronis), sinus (sinusitis), pita suara (laringitis), saluran pernapasan bawah (asma), bahkan sampai paru-paru (fibrosis paru idiopatik).

Faktor Penyebab GERD

Penyebab lain GERD bervariasi dari satu orang ke orang lain. Berikut adalah beberapa faktor yang menjadi pemicu GERD, diantaranya :

  • Kelainan kerongkongan
  • hernia hiatal
  • Kehamilan pada wanita karena tekanan tambahan di perut
  • Merokok dan gastroparesis
  • Makanan seperti cokelat, bawang putih dan bawang merah, kopi atau teh, alkohol, tomat, mint, minuman bersoda dan makanan pedas berpotensi memicu munculnya gejala GERD

Gejala GERD

  • Nyeri dada
  • Mulut terasa pahit
  • Suara serak
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk dan sesak nafas
  • Mual
  • Produksi air liur berlebih
  • Kesulitan menelan

Perlu Perhatian !!

“Asam lambung bisa naik dan mengakibatkan perlukaan di kerongkongan. Lama-lama bisa menjadi kanker kerongkongan,” kata dokter ahli penyakit dalam dan konsultan penyakit lambung dan pencernaan Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM dr H Ari Fahrial Syam SpPD KGEH, MMB di Jakarta, Senin (4/5)


Baca Juga Obat Herbal Untuk Atasi Berbagai Penyakit (Termasuk Untuk Maag dan GERD) >>> Walatra Gamat Emas Kapsul dan Khasiat QnC Jelly Gamat

Artikel Lainnya :

| http://www.nitaherbal.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *