Nita Herbal

Actinic Keratosis, Gejala, Penyebab & Faktor Risiko

Actinic Keratosis, Gejala, Penyebab & Faktor Risiko – Kita mungkin pernah melihat seseorang dengan kulit yang memerah di bagian yang sering terkena sinar matahari, terlalu sering terkena sinar matahari ternyata tidak baik. Salah satunya adalah berisiko terkena actinic keratosis, apa itu? berikut penjelasannya.

<>

Actinic Keratosis, Gejala, Penyebab & Faktor Risiko

Actinic Keratosis, Gejala, Penyebab & Faktor Risiko

Actinic Keratosis atau Aktinik Keratosis adalah area kasar berbentuk seperi sisik yang terjadi pada kulit yang berkembang karena paparan sinar matahari yang kronis. Paling sering muncul terutama di wajah, tangan, lengan, dan leher. Kondisi ini paling sering terlihat pada orang yang berkulit pucat, berambut pirang, bermata terang. Actinic kerastosis juga disebut solar keratosis. Kondisi ini biasanya terjadi pada usia paruh baya. Jika tidak ditangani, actinic keratosis bisa menjadi prakanker yang berpotensi berkembang menjadi kanker kulit.

Tanda dan Gejala

  • Kulit kering, kasar, dan bersisik dengan diamater kurang dari 3 cm.
  • Bagian yang terkena terasa agak menonjol dibandingkan dengan permukaan kulit.
  • Dalam beberapa kasus, daerah yang terkena terasa keras seperti kutil.
  • Daerah yang terkena berwarna pink, merah, atau coklat.
  • Rasa gatal atau terbakar di daerah yang terkena.
  • Actinic keratosis ditemukan terutama pada daerah yang terkena sinar matahari, termasuk wajah, bibir, telinga, punggung tangan, lengan, kulit kepala, dan leher.

Penyebab

>Eksposur intens terhadap sinar UV merupakan pemicu actinic keratosis.

>Actinic keratosis dimulai pada lapisan atas kulit atau epidermis. Epidermis merupakan lapisan tipis yang menjadi pelindung bagi sel-sel kulit.

>Biasanya, sel-sel kulit dalam epidermis berkembang dengan cara yang terkontrol dan teratur.

>Secara umum, sel-sel baru yang sehat mendorong sel-sel yang lebih tua ke permukaan kulit, dimana mereka mati dan akhirnya mengelupas.

>Ketika sel-sel kulit rusak akibat radiasi UV, terjadi perubahan pada warna dan tekstur kulit yang menyebabkan benjolan atau lesi.

>Sebagian besar kerusakan sel kulit merupakan akibat radiasi UV dari sinar matahari dan lampu tanning bed komersial.

Baca Juga : Obat Kanker Kulit Melanoma Paling Ampuh

Faktor Resiko

Berikut ini orang yang mungkin mudah mengalami kondisi seperti Actinic Keratosis, diantaranya :

  • Berusia lebih dari 40 tahun.
  • Tinggal di daerah dengan banyak sinar matahari.
  • Memiliki riwayat paparan sinar matahari yang sering atau intens.
  • Memiliki kulit pucat, rambut merah atau pirang, dan mata biru atau berwarna terang.
  • Kulit cenderung berbintik atau terbakar saat terkena sinar matahari.
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah akibat kemoterapi, leukemia kronis, AIDS, atau obat transplantasi organ.

pencegahan dan Perawatan Actinic Keratosis

Pengobatan terbaik untuk AK adalah pencegahan. Bagi individu berkulit terang, ini berarti meminimalkan terkena paparan sinar matahari. Pada saat terkena keratosis actinic, radiasi terkena ultraviolet di masa lalu mungkin adalah penyebabnya. Untuk rekomendasi, Anda bisa mencoba pengobatan herbal 100% alami dengan obat herbal QnC Jelly Gamat. Sebuah produk populer di Indonesia untuk pengobatan dan pencegahan berbagai penyakit termasuk untuk penyakit kulit. Silahkan Kunjungi >>> Khasiat QnC Jelly Gamat

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *