Nita Herbal

Abdominal Migraine (Migrain Perut), Ciri-Ciri, Penyebab, Gejala

Apa Itu Abdominal Migraine / Migrain Perut (?)

Abdominal Migraine (Migrain Perut), Ciri-Ciri, Penyebab, Gejala -/ Abdominal Migraine adalah migrain yang terjadi pada perut dan bukan pada kepala. Tapi, pemicu terjadinya migrain perut sama dengan migrain yang terjadi di kepala. Migrain perut bisa terasa sangat menyakitkan dan sering menyebabkan mual, muntah, nyeri, bahkan kram perut.

<>

Abdominal Migraine (Migrain Perut), Ciri-Ciri, Penyebab, Gejala

Kondisi seperti ini sering terjadi di kalangan anak-anak kurang lebih usia lima hingga sembilan tahun, dan kondisi ini jarang terjadi pada orang dewasa. Migrain perut dapat terasa sangat menyakitkan dan membuat tidak nyaman pada penderitanya. Pada beberapa kasus, migrain perut akan membaik dengan sendirinya atau bila seseorang yang mengalaminya beristirahat secara total atau juga ditidurkan. Tapi, jika tak kunjung membaik, segera periksakan ke dokter atau berikan obat migrain perut untuk mengatasinya, karena bisa saja itu dapat memicu atau mengakibatkan jaringan dan organ lain terganggu dan menyebabkan kerusakan. Migrain perut tidak menyebabkan gangguan kesehatan serius dan akan sepenuhnya hilang saat anak memasuki usia sekitar 11 atau 12 tahun (tergantung kondisi tubuh).

Ciri-Ciri dan Gejala Orang Terkena Migrain Perut

Tanda-tanda dan gejala awal dari migrain perut adalah rasa sakit di pusat tubuh anak atau di sekitar pusarnya (bukan di sisi tubuh), yang disebut dengan sakit perut garis tengah oleh dokter. Beberapa tanda dan gejala lainnya dari kondisi ini dapat meliputi:

  • Mual atau muntah
  • Kulit pucat atau memerah
  • Menguap, mengantuk, atau tidak berenergi
  • Kehilangan nafsu makan atau tidak bisa makan
  • Lingkaran hitam di bawah mata

Migrain perut sering terjadi secara tiba-tiba dan cukup parah, serta tanpa tanda-tanda peringatan. Rasa sakitnya bisa menghilang setelah satu jam, atau bisa bertahan hingga selama 3 hari.

Penyebab Migrain Perut

Penyebab migrain perut masih belum diketahui secara pasti. Namun ada beberapa kondisi yang menyebabkan migrain perut seperti karena kadar serotonin dan histamin yang rendah. Serotonin adalah neurotransmiter yang berperan dalam mengatur proses siklus tubuh. Orang-orang dengan tingkat serotonin rendah dapat menderita depresi. Histamin juga merupakan zat kimia yang diproduksi oleh tubuh. Ia dilepaskan selama reaksi alergi.

Faktor genetik juga diyakini dapat memicu kondisi seperti ini. Hampir kurang lebih 60% pasien migrain perut memiliki anggota keluarga yang pernah mengalami kondisi seperti ini.

Penelitian lain juga mengungkapakan bahwa kecemasan dan stress juga dapat memicu kondisi ini, karena memicu kadar histamin dan serotonin menurun.

Faktor lain yang dipercaya sebagai pemicu migrain perut adalah makanan yang mengandung banyak nitrat (seperti makanan olahan) dan terlalu banyak menelan udara.

Diagnosis

Bagaimana Cara Mendiagnosis Abdomain Migraine ?

Sulit untuk mendiagnosis kondisi seperti ini karena anak-anak sering kesulitan dalam membedakan antara migrain perut dengan sakit perut, flu perut, atau masalah lainnya terkait lambung dan usus. Karena migrain perut cenderung dialami dalam keluarga, dokter akan menanyakan tentang anggota keluarga yang mengalami sakit kepala migrain. Kemudian, dokter akan mengeliminasi penyebab lainnya untuk nyeri lambung. Dokter juga akan melihat seberapa cocok gejala anak Anda dengan daftar spesifik yang dibuat oleh para ahli migrain. Jika dokter mencurigai bahwa Anda mengalami migrain perut, ia mungkin akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk menentukan kondisi ini.

Pengobatan

Pengobatan migrain perut dimulai dengan melegakan gejala. Dokter sering kali memberi obat-obatan yang sama digunakan untuk mengobati migrain kepala. Pasien juga diberi larutan dehidrasi yang dapat diminum untuk mengganti cairan dan mineral yang hilang akibat muntah-muntah. Bila diperlukan, mereka dibawa ke rumah sakit untuk diberi asupan cairan melalui selang infus selama beberapa hari. Mereka juga akan diberi obat pencegah mual.

Selain melegakan gejala, tujuan lain dari pengobatan adalah mencegah serangan mendatang. Ini pun dapat dicapai dengan penggunaan obat-obatan. Biasanya yang digunakan adalah obat untuk depresi. Obat ini dapat menghentikan efek serotonin. Obat-obatan lain yang juga digunakan, di antaranya obat untuk kejang dan antihistamin.

Upaya pencegahan lain kemungkinan termasuk menghindari pemicu tertentu, di antaranya makanan yang mengandung nitrat. Jika pemicunya tidak diketahui, dokter akan menganjurkan pasien (atau orang tua mereka) untuk menghindari produk olahan susu dalam apa saja yang mereka makan atau lakukan. Hal ini membantu mengidentifikasi faktor yang mungkin memicu gejala migrain.


Itulah penjelasan tentang Abdominal Migraine (Migrain Perut), Ciri-Ciri, Penyebab, Gejala, serta tindakan atau pengobatan yang harus di lakukan. Terimakasih telah berkunjung dan semoga bermanfaat untuk Anda.

Posted By | QnC Jelly Gamat Asli Tasikmalaya Jawa Barat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *